Tuesday, July 28, 2009

AKU DIA DAN KAMU

Aku masih sendiri. Leka dengan hidup yang ‘aku’. Segala-galanya hanya Aku. Aku tak pernah fikir yg lain... hanya Aku dan untuk Aku. Selama diawangan tiada siapa yang datang menganggu Aku. Aku bahagia.... bahagia kerana Aku masih lagi Aku.....

Namun hati Aku terusik.... tatkala sendirian, Dia datang mengetuk hati Aku... mencuit hati Aku... Aku cuba mengelak.. makin Aku elak makin dekat Dia datang.. perasaan yang Aku sendiri tidak fahami datang menyerap kedalam hati Aku. Aku cuba lari dari Dia... tapi Dia datang mengejar... mengejar sehingga lelah... namun Dia tidak pernah sekali mengeluh penat....mengeluh letih.... Dia terus mengejar Aku....

Akhirnya Aku jatuh.. tersungkur akhirnya... Aku penat.. penat kerana lari dari Dia... Aku kalah.. kalah dengan perasaan Dia yang datang mengejar tanpa henti.....
Aku dan Dia bersatu..... hati Aku dekat dengan Dia. Tidak pernah sekali mahu berenggang. Rindu akan menjelma jika berjauhan. Hati akan diulit rasa yang entah Aku sendiri tidak fahami bila Dia bersama yang lain. Ahhh... apa Aku peduli janji Aku dan Dia bersama. Tiada yang menghalang dan tiada yang dihalang.

Ketika Aku dan Dia... dunia ini bagaikan syurga... semuanya indah..... ya apabila rasa itu datang semuanya indah... betul kata orang.. sehari tak jumpa bagaikan setahun.. semuanya serba tak betul... langit penuh dengan bintang.. seakan-akan sedang tersenyum melihat Aku dan Dia...
Saat hadirnya Dia didalam diri Aku.... menyemai cinta didalam diri Aku... menyuburkannya....... Dia hilang... menghilangkan diri tanpa pengetahuan Aku.... Aku sendiri tidak mengerti... mengerti mengapa ia terjadi.... mengapa Dia pergi?..... mengapa Dia menyepi.... berjanji dengan Aku untuk selamanya.... berjanji dengan Aku untuk menjaga Aku... ahhhh.... semuanya dimungkiri !!!!!!!!!!!

Ketika itu hidup Aku dibayangi resah... benci....marah.... sedih.... tidak siapa yang tahu perasaan Aku.... orang sekeliling tidak menyedarinya.... kerana Aku bertopengkan dua wajah..... diluar Aku tutupkan segala kesedihan.... diwarnakan dengan kegembiraan..... tetapi didalam... hanya Tuhan yang tahu.... segalanya dipendam.... biar Aku saja yang merasa kepritan yang dialami.....

Sehari..... minggu..... dan bertahun..... berganti..... Aku masih menunggu Dia.... menunggu bagaikan pungguk rindukan bulan..... bagaikan bulan jatuh keriba..... kesana..... sini... Aku mencari Dia... menunggu Dia... menunggu ketibaannya....untuk mengotakan janji-janjinya.... penat ... lelah... jatuh dan tersungkur Aku menunggu Dia.... akhirnya... menjelma Kamu.........
Kamu hadir tatkala hati ini masih lagi dibelenggu.... dibelenggu oleh cerita yang lama.... Kamu hadir... memadamkan yang semalam.... membuka lembaran buat Aku agar Aku sedar apa yang Aku telah tinggalkan selama ini....

Aku sedar segala yang dilakukan oleh Kamu hanyalah untuk Aku..... agar Aku dapat kecapi apa yang Aku rasai dulu.... Aku bahagia bersama Kamu... segalanya indah bagi Aku... tiada yang jelek.... Kamu buat Aku rasa terhibur... gembira.... menyebabkan Aku lupa perkara yang lalu.... Aku adalah Aku yang baru.... hidup yang baru dan cerita yang baru...
Hadirnya Kamu menyebabkan Aku hidup dialam fantasi... fantasi dengan cerita kita..... fantasi dengan kisah kita..... semuanya indah..... seperti kita sudah menakluk dunia..... dunia di genggaman kita.......... sekali lagi Aku sedar... dunia ini banyak nikmatnya... Cuma Aku yang tidak mengerti.... karena Kamu Aku sedar.....

Namun........... semuanya terhenti.... membeku.... terhenti Aku dengan alam fantasi yang dicipta sendiri... terhenti......tersentak..... terbelenggu.... apakah ini yang Aku mahukan?..... apakah ini yang Aku inginkan?... apakah jua ini yang Aku idamkan????
Tidak......tidak.....tidak..... bukan ini Aku mahukan.... bukan ini yang Aku inginkan.... bukan ini yang Aku idamkan..... Aku bangun..... tersedar semula.... sedar dari mimpi yang lama.... bangun dari alam fantasinya sendiri.......

Aku sedar ini semua adalah ciptaan Aku sendiri.... Kamu datang dan Aku cuba bermain dengan Kamu dan akhirnya Aku sndiri yang terbelenggu....... terperangkap dalam mainan Aku....
Maafkan Aku.....Aku lari dari Kamu..... Aku menyepi dari Kamu.... berharap Kamu jangan mencari Aku lagi...... Kamu jangan coba bertanyakan apa yang terjadi.... Kamu pergilah bersama dengan cinta Aku.... tapi bukan jiwa Aku.....
Maafkan Aku sekali lagi.... membibit-bibitkan perasaan antara Kamu.... Aku sendiri keliru.... yang mana Aku... yang mana palsu....

Aku berterima kasih kepada Kamu kerana menyedarkan Aku tentang cinta.... wlaupun untuk seketika.... ketahuilah..... bukan Aku membenci Kamu.... tetapi hati Aku untuk Dia.... dan masih lagi untuk Dia..... didalam hati ini masih lagi ada ruang untuk Dia... masih melekat utuh...... maaf... tiada runag untuk Kamu... hanya untuk Dia....

Biarlah Aku sendirian menanti Dia.... menanti kepulangan Dia... kerana sekeping hati ini masih lagi bersisa untuk Dia...... hanya Dia dan untuk Dia..... kerna Dia cinta pertama Aku........

1 comment:

cuma seseorang said...

wa.....
kamu seolah2 amat setia.....
hurm....